BANGGAI BERDIKARI – Pemerintah Kabupaten Banggai Laut (Pemkab Balut) menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Dukungan ini dinilai ikut menyukseskan pelaksanaan Festival Malabot Tumbe 2025, khususnya melalui fasilitasi dan kurasi intensif terhadap Museum Daerah Kabupaten Banggai Laut.
Penanggung Jawab Museum Daerah Kabupaten Banggai Laut, Muh. Syarif Uda’a, mengungkapkan dukungan BPK tidak hanya terbatas pada event adat, tetapi juga dalam upaya mendorong peningkatan kualitas museum menuju peringkat yang terbaik di tingkat nasional.
“Sebelum pelaksanaan kegiatan upacara adat dan Festival Malabot Tumbe, pihak Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah telah mengirimkan lima tenaga teknis kurator museum,” ujar Syarif Uda’a pada Jumat (5/12/2025).
Para kurator tersebut dikirimkan khusus untuk melakukan penataan isi museum sehingga terkesan menarik dan edukatif bagi pengunjung. Syarif menjelaskan betapa intensifnya proses penataan yang dilakukan oleh tim BPK Sulteng.
Tim tiba pada tanggal 2 Desember 2025 dan langsung bekerja secara maraton. Dalam waktu kurang dari tiga hari, mereka hampir bekerja penuh waktu, dari pagi hingga malam, bahkan tembus hingga pagi lagi.
“Ini adalah upaya demi mengejar waktu sebelum kegiatan festival dimulai. Hampir semua ruang pameran telah terisi dengan benda-benda bersejarah dan juga informasi mendalam tentang Kerajaan Banggai saat masih berkuasa,” tambahnya.
Syarif Uda’a menegaskan hasil kerja keras tim kurator BPK Sulteng telah membuahkan hasil signifikan. Penataan yang cepat dan profesional tersebut mampu menarik perhatian dan minat tinggi dari pengunjung yang datang ke museum Banggai Laut saat Festival Malabot Tumbe berjalan.
Saat ini, lanjut Syarif, hanya tertinggal dua kamar yang belum selesai didesain, yaitu Ruangan Maleo dan Kamar Raja. Ia memastikan, kedua ruangan tersebut akan segera diselesaikan.
“Jadi, ke depan Museum Daerah Kabupaten Banggai bukan saja sekadar menyimpan benda-benda bersejarah, namun akan menjadi ruang edukasi serta rekreasi yang nyaman dan informatif bagi masyarakat dan wisatawan,” pungkasnya. (*)
Posting Komentar untuk "Pemkab Banggai Laut Apresiasi Dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVIII, Bantu Kurasi Museum dan Penyelenggaraan Festival Tumbe 2025"